Tampilkan postingan dengan label Tulisan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tulisan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Mei 2010

DAFTAR NEGARA PENGHUTANG TERBESAR DI DUNIA

Di tengah lingkungan perekonomian dunia yang sedang tak ramah kini, setiap negara harus berjuang untuk mendapatkan pendanaan agar roda perekonomiannya tetap berjalan. Sumber-sumber pendanaan yang ada harus dimanfaatkan termasuk dari dalam dan luar negeri. Konsekuensinya, rasio utang pun terus meningkat.

Utang luar negeri adalah kewajiban negara terhadap pihak asing, baik pokok maupun bunga oleh pemerintah dan institusi lainnya. Jumlah itu tak hanya mencakup utang pemerintah, tetapi juga utang yang dimiliki oleh swasta dan individu terhadap kreditor luar negeri.

Indikator yang biasa digunakan untuk membandingkan beban utang adalah jumlah utang terhadap produk domestik bruto (PDB). Ini untuk menunjukkan seberapa besar kemampuan suatu negara untuk membayar kembali utang mereka.

Defisit anggaran, utang pemerintah dan swasta kini menjadi satu hal yang banyak ditemui di berbagai negara di dunia. Dan di tengah krisis finansial global, porsi utang sejumlah negara sudah berada di posisi yang mengkhawatirkan.

Jika dilihat dari total utangnya, Amerika Serikat memang merupakan negara dengan nilai utang terbesar di dunia, yakni sebesar US$ 13,67 triliun. Namun, jika ditengok dari rasio utang terhadap PDB, Irlandia adalah negara dengan beban utang terbesar dibandingkan kemampuannya untuk membayar, yakni 1.352 persen. Jauh lebih besar pasak daripada tiang.

Siapa saja negara-negara dengan utang paling besar? Daftar yang dikutip dari CNBC ini mungkin saja membuat kita terperanjat. Negara-negara besar di Eropa ternyata memiliki porsi utang eksternal yang cukup besar.

Dalam daftar CNBC ini, yang dimaksud dengan utang eksternal adalah tak hanya utang pemerintah namun juga sektor swasta dan individu.
Berikut daftar negara dengan jumlah utang luar negeri terbesar, seperti dikutip detikFinance dari CNBC, Jumat (24/4/2009).

1. Irlandia: 811%
• External debt (% of GDP): 811%
• External debt per capita: US$ 549.819
• Gross external debt: US$ 2,311 triliun (Q4 2008)
• 2008 GDP: US$ 285 miliar

2. Inggris: 336%
• External debt (% of GDP): 336%
• External debt per capita: US$153.616
• Gross external debt: US$9,388 triliun (Q4 2008)
• 2008 GDP: US$ 2,787 triliun

3. Belgia: 327%
• External Debt (% of GDP): 327%
• External debt per capita: $155.362
• Gross External Debt: US$ 1,618 triliun (Q4 2008)
• 2008 GDP: US$ 495.4 miliar.

4. Hong Kong: 295%
• External debt (% of GDP): 295%
• External debt per capita: $93.539
• Gross external debt: US$ 659,93 miliar (Q4 2008)
• 2008 GDP: US$ 223,8 miliar

5. Belanda: 268%
• External debt (% of GDP): 268%
• External debt per capita: US$ 145.959
• Gross external debt: US$ 2,439 triliun (Q4 2008)
• 2008 GDP: US$ 909,5 miliar.

6. Swiss: 264%
• External debt (% of GDP): 264%
• External debt per capita: US$ 171.478
• Gross external debt: US$ 1,304 triliun (Q4 2008)
• 2008 GDP: US$ 492,6 miliar.

7. Austria: 191%
• External debt (% of GDP): 191%
• External debt per capita: US$ 100.787
• Gross external debt: US$ 827,49 miliar (Q4 2008)
• 2008 GDP: US$ 432,4 miliar

8. Prancis: 168%
• External debt (% of GDP): 168%
• External debt per capita: US$ 78.070
• Gross external debt: US$ 5,001 triliun
• 2008 GDP: US$ 2,978 triliun

9. Denmark: 159%
• External debt (% of GDP): 159%
• External debt per capita: US$ 107.026
• Gross external debt: US$ 588,7 miliar (Q3 2008)
• 2008 GDP: US$ 369,6 miliar.

10. Jerman: 137.5%
• External debt (% of GDP): 137,5%
• External debt per capita: US$ 63.767
• Gross external debt: US$ 5,25 triliun (Q4 2008)
• 2008 GDP: US$ 3,818 triliun.

11. Spanyol: 137,5%
• External debt (% of GDP): 137,5%
• External debt per capita: US$ 57.091
• Gross external debt: US$ 2,313 triliun (Q4 2008)
• 2008 GDP: US$ 1,683 triliun.

12. Swedia: 129%
• External debt (% of GDP): 129%
• External debt per capita: US$ 73.245
• Gross external debt: US$ 663,58 miliar (Q4 2008)*
• 2008 GDP: US$ 512,9 miliar.

13. Finlandia: 116%
• External debt (% of GDP): 116%
• External debt per capita: US$ 62.579
• Gross external debt: US$ 328,56 miliar (Q4 2008)
• 2008 GDP: US$ 281,2 miliar.

14. Norwegia: 114%
• External debt (% of GDP): 114%
• External debt per capita: US$ 118.353
• Gross external debt: US$ 551,59 miliar.
• 2008 GDP: US$ 481,1 miliar.

15. Amerika Serikat: 95.09%
• External debt (% of GDP): 95.09%
• External debt per capita: $44.358
• Gross external debt: US$13,627 triliun (2008 Q3)
• 2008 GDP: US$ 14.330 triliun.

Rasio utang tersebut memang jauh jika dibandingkan dengan Indonesia. Seperti diketahui, pemerintah terus menekan angka rasio utang. Catatan rasio utang Indonesia terhadap PDB dari tahun ke tahun seperti dikutip dari situs Depkeu adalah:
• Tahun 2000: 88%
• Tahun 2001: 77%
• Tahun 2002: 67%
• Tahun 2003: 61%
• Tahun 2004: 56%
• Tahun 2005: 47%
• Tahun 2006: 39%.
Sumber : http://www.detikfinance.com dan http://hizbut-tahrir.or.id

Suatu kebanggan tersendiri bagi penulis, dimana negara kita tercinta tidak termasuk ke dalam daftar 15 negara penghutang terbesar didunia. Perekonomian Indonesia sekarang jauh lebih stabil. Jumlah hutang Indonesia semakin besar namun itu di karenakan PDB (Product Domestic Bruto) juga meningkat pesat. Jumlah hutang Indonesia tidak ada apa-apanya dibanding dengan tingkat pertumbuhan perekonomian Indonesia. Negara maju sekalipun memiliki jumlah hutang yang jauh lebih besar. Ini dikarenakan pengelolaan dari hutang tersebut sangat baik. Mereka menggunakan hutang tersebut untuk tujuan yang produktif yang berguna, tidak ada korupsi, sehingga negara menjadi makmur.

Selasa, 18 Mei 2010

10 Kebiasaan Sepele yang Membuat Hidup Sehat

10 Kebiasaan Sepele yang Membuat Hidup Sehat

1. Bangun pagi, selarut apapun tidurnya
Pada pagi hari, sebelum terik matahari merupakan saat tanaman memproduksi oksigen sebanyak-banyaknya, dan itu baik bagi kesehatan. Riset juga membuktikan bahwa warna hijau dapat menyehatkan mata dan menurunkan emosi.

2. Mengkonsumsi telur di pagi hari agar siang tidak terlalu banyak makan
Protein pada telur membantu pembakaran lemak, sehingga saat makan siang kita tidak begitu banyak makan disebabkan tubuh cukup mencerna nutrisi dari lemak. Jadinya jika kita bekerja, tidak mengalamai rasa mengantuk karena kebanyakan makan. Cocok juga untuk orang yang berdiet.

3. Minum kopi atau teh setiap pagi
Kopi / teh mengandung kafein yang dapat meningkatkan kerja jantung, sehingga peredaran darah lancar dan kita merasa segar untuk memulai aktivitas. Jika takut minum kopi karena sakit jantung, maka bisa diganti dengan teh hangat.

4. Jangan mandi setelah makan
Mandi membuat darah menyebar ke seluruh tubuh (salah satu penyebab mengapa kita merasa segar setelah mandi), sehingga darah tidak terkonsentrasi di lambung dan usus (mereka memerlukan darah untuk pencernaan) akibatnya pencernaan terhambat

5. BAB tidak teratur? Lancarkan dengan olahraga kaki
Bergerak membuat peredaran darah lancar, sehingga pencernaan juga lebih cepat. Sebenarnya olahraga apapun boleh, namun ebih efektif jika olahraga kaki.



6. Minum air min 3.5 liter sehari
Hawa perkotaan yang semakin panas serta pekerjaan yang semakin sibuk membuat keringat keluar lebih deras, dan dapat memicu dehidrasi. Jangan pernah melalaikan minum air hanya karena malas ke kamar kecil. Air juga melancarkan BAB karena dapat melunakan fases.

7. Cek kadar cairan tubuh lewat urine
Urine yang sehat adalah yang berwarna kuning mendekati bening dan hampir tidak berbusa. Busa pada urine menandakan kadar keasaman urin, Bila banyak busa, berarti urine terlalu bersifat basa. Dapat kita netralkan dengan memperbanyak minum air. Bila berwarna kuning, berarti kandungan bilirubin lebih banyak daripada air, di netralkan pula lewat air.

8. Teh tawar panas, penetralisir segala makanan
Kandungan zat tannin dalam teh diteliti dapat menetralisir kandungan-kandungan lemak, kolesterol. Jangan diberi gula, karena justru menambah mual dan diabetes.

9. Hilangkan bad mood dan stres dengan gandum atau bayam
Zat besi yang terkandung pada gandum atau bayam meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Makin banyak hemoglobin, makin banyak oksigen yang diterima. Hal ini akan berpengaruh terhadap kinerja otak, yang nantinya akan meningkat dan membuat bad mood hilang.

10. Sikat gigi sebelum tidur
Selain untuk memberssihkan rongga mulut, sikat gigi juga untuk menghilangkan hasrat ngemil di malam hari bagi yang ingin diet.


sumber : www.kaskus.us

KESABARAN TIDAK ADA YANG SIA-SIA

Ketika sesuatu yang kita harapkan tidak dapat dipenuhi baik oleh kita sendiri maupun oleh orang lain, banyak hal yang seakan akan membuat kita terpojok sehingga kita merasa bahwa di dunia ini menjadi seseorang yang "paling tidak beruntung". Disaat inilah sering kali emosi manusia berkembang secara pesat, tentunya emosi dipengaruhi godaan setan yang menginginkan agar kita berbuat diluar jalur yang seharusnya. Tanpa kita sadari SESEORANG YANG EMOSI SEBENERNYA SEDANG MEMPERSULIT DIRI.
Disaat seperti ini banyak orang lupa akan anugrah yang telah diberikan oleh Allah SWT, berbagai nikmat yang telah diberikannya-Nya seakan akan tidak artinya sma sekali, orang yang emosi hanya merasa dia harus mendapatkan apa yang dia mau, tanpa memikirkan proses apa yang telah terjadi. Tanpa dia ketahui, banyak hal dan banyak pihak yang sebenarnya telah "membantu" dia untuk mewujudkan apa yang dia inginkan.
Mulai sekarang, belajarlah untuk bersyukur, belajarlah untuk menghargai kenyataan, belajarlah untuk melihat proses bukan hanya hasil.
Nah, disinilah kunci kemenangan, yaitu kesabaran,. Memang kesabaran adalah barang langka di dunia ini, tapi beruntunglah bagi orang yang telah memilikinya. Kesabaran memang pahit dilaksanakan namun memiliki khasiat yang dahsyat. KESABARAN HANYA AKAN MENGHASILKAN 1% KENIKMATAN NAMUN 99% KEBERKAHAN.
Apapun bentuk kesabaran di dunia ini, tidak akan ada yang sia-sia.

Jumat, 25 Desember 2009

MALL PADA AKHIR TAHUN


Akhir tahun sangat identik dengan libur panjang, mengingat pada akhir tahun yaitu pada bulan Desember terdapat hari besar bagi kaum kristiani yaitu hari Natal. Libur natal biasanya juga diteruskan dengan libur tahun baru, sehingga hampir setiap tahunnya bulan Desember terdapat libur panjang.

Masyarakat menikmati libur panjang dengan berbagai alternatif, dari pergi ke luar kota, ke luar negeri, pulang ke kampung halaman, pergi tamasya atau mungkin hanya sekedar pergi ke pusat perbelanjaan. Di Jabodetabek terdapat berbagai pusat perbelanjaan yang menyediakan berbagai kebutuhan baik dari kebutuhan primer hingga berbagai barang mewah yang ditujukan untuk kelas menengah ke atas.

Pusat perbelanjaan yang tersebar di Jabodetabek, berpotensi kehilangan 40 % konsumen kelas atas selama libur Natal 2009 dan Tahun Baru 2010. Ini disebabkan sebagian konsumen lebih memilih pergi dan memanjakan dirinya ke luar negeri atau ke luar kota. Ini merupakan fenomena dimana masyarakat kita khususnya yang berpenghasilan menengah ke atas lebih memilih berlibur ke luar negeri daripada menghabiskan liburannya di dalam negeri.

”Kelas atas, hampir semua lebih memilih pergi ke luar negeri untuk menghabiskan libur akhir tahun," demikian disampaikan Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan (Sumber : detik.com)

Banyak faktor yang menyebabkan masayarakat lebih memilih berlibur ke luar negri yaitu antara lain terdapatnya ”big sale” yang ditawarkan di negeri tujuan yang pastinya memiliki kualitas produk lebih baik dari dalam negeri, kemudahan untuk pergi ke luar negeri serta murahnya biaya transportasi ke luar negeri.

Walaupun terdapat potensi kehilangan konsumen, namun diperkirakan pusat perbelanjaan di wilayah Jabodetabek tetap ramai. Ini dikarenakan banyaknya masyarakat yang berasal dari luar kota Jakarta yang akan menjejali pusat perbelanjaan di Jabodetabek untuk berlibur.

"Orang-orang luar Jakarta akan datang ke pusat belanja. Jadi tidak hanya orang Jakarta yang pergi ke luar, orang luar kota pun datang ke pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta," papar Ridwan.

Jelang libur akhir tahun 2009, pengelola pusat-pusat perbelanjaan di Jabodetabek telah menyiapkan berbagai program-program khusus untuk memanjakan pengunjung. Semoga liburan ini aman dari segala gangguan orang yang tidak bertanggung jawab sehingga terjadi kestabilan perekonomian di negeri kita.

Kamis, 24 Desember 2009

FENOMENA PENGGANTIAN NAMA PRODUK

Ada suatu fenomena baru yang saya temukan di Jakarta. Suatu hari saya sedang mengunjungi salah satu kafe di bilangan Kemang, Jakarta Selatan. Saat itu saya memesan minuman kopi dan makanan ringan yang dibungkus rapi dengan logo nama kafe tersebut. Makanan ringan itu berupa keripik singkong. Namun, begitu saya mencicipi makanan tersebut saya merasa tidak asing dengan rasa keripik tersebut. Sampai akhirnya saya bertanya kepada salah seorang karyawan kafe tersebut yang tak lain adalah saudara saya sendiri. Kemudian secara diam-diam beliau memberitahukan kepada saya mengenai asal dari keripik singkong tersebut. Betapa kagetnya saya ketika mengetahui bahwa keripik singkong yang dikemas rapih beserta logo nama kafe tersebut adalah keripik singkong bermerk yang sering dijual di tempat umum dan memiliki hak cipta tersendiri. Jadi, dengan kata lain kafe tersebut telah mengambil hak cipta makanan tersebut dengan cara mengemas ulang berikut dengan logo nama kafe tersebut.

Menurut saya, sebab dari fenomena ini sebagian besar adalah karena salah satu pihak ingin mendapatkan keuntungan yang besar dengan cara yang singkat. Ini terbukti karena keripik singkong yang dimaksud dijual dengan harga yang lebih tinggi serta dengan takaran isi yang lebih sedikit dibanding dengan harga dan kemasan aslinya. Jadi, satu bungkus keripik singkong bermerk yang berukuran besar bisa dikemas ulang sampai empat atau lima bungkus keripik singkong ala kafe.

Menurut saya mengenai fenomena perilaku konsumen di atas tidak seharusnya terjadi di suatu kafe yang memiliki nama cukup besar di kalangan industri kafe di Jakarta. Dan begitu pula dengan rendahnya pengawasan dari berbagai pihak yang berwenang untuk dapat menghentikan fenomena seperti ini. Mengingat kedua belah pihak telah memiliki nama yang cukup besar, baik dari nama keripik singkongnya maupun dari nama kafe tersebut, seharusnya lebih mudah untuk diberi pengawasan agar tidak terjadi penyelewengan hak cipta seperti yang diuraikan diatas. Dan ini baru dari satu produk yang dijual di kafe tersebut, sedangkan untuk produk lainnya tidak tertutup kemungkinannya mengalami hal yang sama seperti halnya keripik singkong. Dan mau berapa banyak lagi pihak yang dirugikan jika hal ini terus terjadi atau mungkin masih banyak pihak kafe atau industri lain yang melakukan hal ini. Untuk itu diperlukan kesadaran yang cukup tinggi dari pihak produsen maupun konsumen dalam memilih produk.

Jumat, 18 Desember 2009

CENTURY PANAS, INVESTOR GERAH

Isu paling panas dalam negeri belakangan ini selain kasus Bibit dan Chandra tapi juga muncul kasus panas yaitu kasus Bank Century yang telah menarik perhatian seluruh rakyat Indonesia. Pertanyaan kemana aliran uang sebesar Rp 7.6 triliun menjadi sebuah fenomena besar di negeri ini. Masyarakat Indonesia seakan-akan terfokus ke permasalahan yang menyangkut banyak pihak penting di negeri ini, seperti mantan Gubernur Bank Indonesia yang sekarang menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia dan Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Keadaanaan seperti ini secara tidak langsung akan berpengaruh ke sektor ekonomi karena masalah ini menunjukan adanya ketidakberesan pada system di negeri ini. Sehingga mulai banyak para investor mulai khawatir terhadap kestabilan ekonomi negeri ini.

Proses politik terhadap kasus Bank Century ini akhirnya memnimbulkan kekhawatiran terhadap investasi mereka. Banyak investor yang beralasan kekhawatiran ini dikarenakan adanya kemungkinan wakil presiden dan menteri keuangan republik Indonesia mundur dari jabatannya.

Menurut ekonom Bank Mandiri , Mirza Adityaswara keputusan bisnis pelaku pasar selalu dilakukan dengan melihat siapa yang menjadi pimpinan. Selain itu banyak pihak yang menganggap bahwa Boediono dan Sri Mulyani sebagai team yang suksses dalam menjalankan kebijakan pro pertumbuhan ekonomi, ini dapat dilihat dari naiknya investasi asing dalam bentuk surat utang negara, yang menjadi kontributor anggaran belanja negara.

Kini telah terbentuk panitia angket yang beranggotakan perwakilan-perwakilan dari anggota DPR RI yang mempunyai tujuan utama yaitu mengetahui kemana uang triliuan itu mengalir?. Walau berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk dapat meredam pengaruh negative dari isu tersebut, tetapi tidak dapat dipungkiri lagi bahwa para investor sudah mulai bersiaga satu untuk menarik investasinya ke luar negeri.

Saya sebagai masyarakat biasa hanya bisa mendukung serta mendoakan panitia angket Bank Century agar berhasil mengungkap semua rahasia besar ini, sehingga kestabilan nasional bias tetap terjaga.

Maju terus Indonesiaku….

BIAYA RENOVASI AIR MACUR BUDARAN HI TIDAK WAJAR


Sebuah proyek yang direncanakan oleh DPRD DKI Jakarta pada tahun 2010 cukup mengejutkan warga Jakarta, yaitu proyek rehab air mancur Bundaran HI yang mencapai belasan miliar rupiah. Padahal sebelumnya pada tahun 2002 proyek ini telah menelan biaya sebesar Rp 14 milyar. Namun kini air mancur kebanggan warga Jakarta itu sudah rusak lagi, jadi bisa dikatakan bahwa setiap tahunnya air mancur yang berada di tengah kota Jakarta itu memerlukan biaya Rp 2 milyar untuk perbaikan, ini merupakan hal yang tidak wajar mengingat masih banyak masalah lain yang harus diselesaikan Pemprov DKI Jakarta dengan menggunakan uang sebanyak itu.

Menariknya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2009-2014, Sayogo Hendrosubroto, mengungkapkan usulan anggaran sebesar itu sebenarnya ditolak komisi D DPRD DKI Jakarta dalam rapat pembahasan APBD DKI Jakarta 2009.
“Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Ery Basworo, kala itu mendesak dan meyakinkan DPRD dengan alasan banyak kerusakan,”katanya. (Sumber : Warta Kota 10/12/09)

Menurut Ery, bahwa kerusakan air mancur Bundaran HI itu terkait dengan kerusakan mekanis dan elektrikal air mancur. Tingkat kerusakannyapun sudah mencapai 70% sehingga menurut Ery itu sudah sewajarnya direhab.

Pada saat itu anggota DPRD DKI Jakarta yang menolak usulan itu dikarenakan ada informasi yang menyatakan bahwa pemeliharaan air mancur menjadi tanggung jawab PT. Media Indra Buana (MIB), dan bukan tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta.
MIB mendapat hak pemeliharaan fasilitas kota itu dengan konpensasi berupa 11 titik reklame di daerah strategis. Namun Ery berkeras dan menyatakan masa perawatan oleh MIB sudah selesai, sehingga perlu dialokasikan anggaran baru karena air mancur telah mengalami banyak kerusakan

Sungguh sangat tidak wajar jika hanya untuk rehab air mancur membutuhkan belasan milyar rupiah, namun kita sebagai masyarakat hanya bisa mendukung serta mengawasi proyek itu. Apalagi banyak pihak yang telah menyatakan bahwa proyek ini rawan korupsi, maka dari itu sebagai masyarakat DKI Jakarta kita harus mengawasi jalannya proyek ini. Mudah-mudahan dengan adanya proyek ini air mancur yang menjadi kebanggan warga Jakarta ini menjadi lebih indah yang menghiasi pusat kota Jakarta.

Kamis, 26 November 2009

ASURANSI MURAH UNTUK MENENGAH KE BAWAH

Di Indonesia asuransi belum banyak diminati di semua kalangan khususnya kalangan masyarakat yang berpenghasilan menengah ke bawah. Ini mungkin dikarenakan masyarakat yang berpenghasilan menengah kebawah merasa terbebani dengan iuran premi yang biasanya relatif mahal baginya. Selain itu, iuran premi yang biasanya dibayarkan rutin tiap bulannya membuat masyarakat yang berpenghasilan minim yang bekerja pada sektor informal merasa terbebani, karena pendapatan mereka tidak dapat dijanjikan untuk bisa rutin setiap bulannya.

Namun, produk asuransi yang pada umumnya hanya bisa dinikmati oleh masyarakat berpenghasilan menengah ke atas, kini ada produk asuransi yang diperuntukan bagi masyarakat yang berpenghasilan menengah kebawah yang bekerja di sektor informal. Produk ini dinamakan ASKESOS ( Asuransi Kesehjahteraan Sosial). Kelebihan dari asuransi ini adalah, dengan hanya menyetor uang premi Rp 5.000 per bulannya masyarakat bisa ikut program asuransi.

ASKESOS adalah sistem asauransi perlindungan untuk memberikan pertanggunagn dan perlindungan sosial bagi warga masyarakat terhadap resiko menurunnya tingkat kesehjahteraan masyarakat. Ini merupakan terobosan baru dimana asuransi dapat dinikmati oleh semua kalangan khususnya masyarakat berpenghasilan menengah kebawah yang selama ini bisa dikatakan tidak tersentuh oleh produk asuransi

Kepala Subdirektorat Jaminan Kesetiakawanan Sosial Departemen Sosial Republik Indonesia, Harapan Lumban Gaol, Selasa (24/11) mengatakan, ASKESOS pada dasarnya adalah bentuk jaminan sosial yang berbasis komunitas. Menurutnya, masyarakat berpenghasilan minim di sektor informal seperti pedagang, pembantu rumah tangga, kuli bangunan, pengojek, atau sopir bajaj bisa ikut.(Sumber : Warta Kota 26/11)

Pada dasarnya cara kerja ASKESOS ini sama derngan produk asuransi pada umumnya, namun dengan syarat dan premi yang ringan. Masyarakat yang tertarik bisa mendaftarkan dirinya ke pelaksana ASKESOS , sepertai organisasi sosial, yayasan, lembaga pelaksana, atau ke Kantor Suku Dinas Sosial Kotamadya setempat. Masyarakat yang telah memenuhi syarat, cukup membayar premi sebesar Rp 5.000 setiap bulannya.

Bila ada perserta yang jatuh sakit, maka dia akan mendapat uang sebesar Rp 100.000 satu kali dalam setahun, tentu dengan ketentuan yang berlaku seperti peserta yang dikatakan sakit yaitu apabila dalam 10 hari berturut-turut atau 3 hari rawat inap di rumah sakit yang mengakibatkan tidak dapat mencari nafkah.

Sama halnya dengan sakit, peserta yang mengalami kecelakaan yang menimubulkan ketidakmampuan peserta untuk mencari nafkah, ASKESOS memberikan uang Rp 100.000 untuk setiap tahunnya. Sedangkan bila peserta meninggal dunia saat masa kepersertaannya di tahun pertama maka peserta akan memperoleh uang sebesar Rp 200.000 atau Rp 400.000 pada tahun kedua atau Rp 600.000 pada tahun ketiga.

Namun sangat disayangkan ASKESOS ini tidak dipromosikan dengan baik, sehingga masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui adanya program yang ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah ini. Saya sangat berharap pemerintah bisa mengambil langkah kongkrit untuk dapat memaksimalkan kegiatan promosi ASKESOS ini, sehingga program ini bisa berjalan efektif dan tentu mempunyai manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Senin, 16 November 2009

BUSWAY KITA TRANSPORTASI KITA



Jakarta merupakan kota megapolitan karena di jakarta tinggal jutaan manusia dimana terdapat berbagai macam suku, agama dan RAS. Bukan hanya itu, Jakarta merupakan suatu tempat dimana berbagai profesi terintegrasi menjadi suatu kesatuan kuat yang saling memberikan pengaruh atau saling ketergantungan satu sama lain.

Penduduk Jakarta bersifat sangat heterogen, baik dari segi agama, suku, RAS, tingkat pendapatan, profesi dan lain-lain. Setiap tahunnya penduduk Jakarta selalu bertambah dengan pertumbuhan yang sangat mencengangkan, baik dari faktor imigrasi maupun tingkat natalitas yang cukup tinggi. Sehingga tidak heran jika Jakarta termasuk ke dalam 5 ( lima) besar kota terpadat di dunia. Ini bisa dilihat dari tingkat pertumbuhan kendaraan setiap tahunnya, sehingga kemacetan tidak bisa dihindarkan setiap harinya.

Bagi warga Jakarta, kemacetan merupakan suatu rutinitas sendiri. Dengan kenyataan seperti ini, bisa dipastikan warga Jakarta sangat membutuhkan suatu rancangan besar tentang trasportasi masal. Suatu rancangan yang merumuskan bagaimana cara warga Jakarta dapat beraktifitas sehari-hari tanpa adanya lagi masalah tentang kemacetan. Berbagai rancangan besar seperti pembangunan busway, monorail, hingga subway sudah dibuat. Namun hingga saat ini hanya busway yang dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Jakarta

Walaupun pada awalnya pembangunan busway ini mengalami kontroversi dari berbagai pihak, bahkan sempat ditentang keras oleh sebagian warga Jakarta, namun kini fasilitas busway merupakan salah satu transportasi yang sangat diminati oleh warga Jakarta. Bukan hanya dimininati oleh warga Jakarta, namun busway juga sudah merupakan salah satu ”pendetak denyut nadi” transportasi Jakarta. Pernyataan ini didapat mengingat fakta yang terjadi bahwa fasilitas busway ini sangat dibutuhkan oleh warga Jakarta. Salah satu bukti fakta ini adalah bahwa busway setiap harinya dapat mengangkut warag Jakarta hingga ribuan orang. Ini merupakan salah satu bukti keberhasilan proyek yang dimulai pada masa Gubernur Sutiyoso ini.

Hingga kini telah terdapat lebih dari 5 koridor busway yang menghubungkan berbagai sudut kota Jakarta, baik selatan, timur, barat bahkan utara. Permasalahan yang timbul pun semakin rumit. Dari minimnya armada yang tersedia, buruknya fasilitas seperti halte yang tidak terurus, kebersihan bus yang tidak terurus hingga pelayanan ticketing yang kurang baik.

Selain permasalahan itu, masyarakat Jakarta juga masih menunggu pembangunan koridor selanjutnya. menurut kebanyakan masyarakat, pembangunan koridor busway yang lama dapat menimbulkan berbagai masalah baru, seperti kemacetan akibat pembangunan jalur maupun halte busway, dan memakan lebih banyak biaya perawatan.

Namun diluar itu semua, tidak dapat dipungkiri bahwa fasilitas busway sudah merupakan bagian penting dari ibukota negara ini, bahkan kini busway telah menjadi icon kota Jakarta yang sangat indah ini.

Saya sebagai warga Jakarta sangat mendukung pembangunan salah satu alat transportsi masal dalam hal ini busway yang telah menjadi bagian penting dari kota Jakarta. Pesan saya kepada pihak yang berkepentingan akan hal ini, agar hal ini menjadi prioritas penting dalam rencana kerjanya agar warga Jakarta dapat lebih nyaman lagi hidup di kota yang kita cintai ini, Jakarta.


DENNIS RAMADIAN UDA’A
10207272
EKONOMI GUNADARMA 2007